Gadis 14 Tahun Ini Setiap Hari Diam di Pondok Rumah Sambil Melukis Gambar. Siapa Sangka Ketika Ibunya Melihat Hasil Gambar Tersebut Dia Pergi Lapor Kepada Polis

Seorang gadis 14 tahun di Thailand mengalami kekerasan seksual selama bertahun-tahun oleh tetangganya.

Ibu gadis tersebut tidak sadar hingga pada suatu hari ia melihat ada yang aneh dengan gambar putrinya itu.

Akhirnya, gadis itu pun dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Temuan menakjubkan pun ditemukan.

Gadis itu menceritakan bahwa selama 7 tahun belakangan, setiap kali ibunya tidak berada di rumah, tetangga laki-lakinya yang berumur 75 akan datang, mengintimidasi, dan melakukan kekerasan secara seksual.

Setiap kali setelah mengalami hal itu, gadis tersebut akan menjadi pendiam, lalu ia akan diam di sudut rumah dan menggambar gambar yang aneh. Belakangan ibunya pun curiga dan bertanya pada putrinya itu.

Gadis itu menggambar dirinya sendiri sedang menangis dan bahkan menggambar sesuatu menyerupai alat vital laki-laki.

Awalnya gadis itu tidak berani mengatakan, namun di bawah dorongan ibunya akhirnya ia berani menceritakan semuanya.

Gadis itu bahkan mengaku diberi obat merk “Lamivir” oleh tetangganya tersebut, yang diketahui sebagai obat untuk penderita AIDS. Setelah diperiksa di rumah sakit, ternyata gadis itu positif menderita AIDS.

Ibu gadis tersebut sangat geram dan melaporkan tetangganya pada polisi. Akhirnya pria berusia 75 tahun itu pun ditangkap dan ditahan di kantor polisi untuk pemeriksaan selanjutnya.

 

Sumber: teep

Setelah Meninggal, Mama Mewariskan Abang Jutaan Ringgit, Tapi Mewariskanku Sebuah Jaket Tua, Waktu Aku Lihat Poketnya, Dalamnya Ternyata….

Waktu aku lahir, nenekku tidak mahu terima aku kerana aku perempuan, dia meminta supaya aku dikasi ke orang lain, tapi mamaku tidak sanggup, cuma mama tidak berani melawan nenek kerana waktu itu keluarga kami memang miskin, apalagi aku masi punya satu abang lelaki.

Kami tinggal di desa kecil, di desa kami setiap perempuan yang tidak boleh melahirkan lelaki itu tidak akan dianggap di keluarganya. Jadi mamaku cuma boleh diam-diam menghantar aku ke rumah papa mama kandungnya buat tinggal disana.

Sampai papaku sudah punya sedikit wang dan pindah ke kota kecil, waktu itu nenek juga sudah meninggal, mama baru berani jemput aku pulang ke rumah. Waktu itu aku sudah 11 tahun, waktu aku pulang abangku sangat benci aku, sekarang juga dia tetep tidak suka sama aku.

Abang sering katakan aku ini mengambil papa mamanya, mengambil barang-barang miliknya, walaupun aku denger, tapi aku tidak pernah bertengkar sama dia, karna aku ngerasa ini juga tidak perlu.

Tahun lalu, mama tiba-tiba pengsan, waktu dianter ke rumah sakit baru tahu ternyata mama kanker stadium akhir dan dokter katakan usianya tinggal 3 bulan. Waktu aku tau hal itu, aku kayak dilempar dari gedung, aku tidak boleh terima hal ini dan aku nangis lama banget.

Mama selalu menghibur aku dan katakan kalau dia tua juga dia tetap akan meninggal, cuma  sekarang lebih awal sedikit aja. Aku mendengar itu terus berasa bersalah banget sama mama, mama membesarkan aku, tapi aku bahkan tidak sempet membalas jasanya.

Akhirnya aku memutuskan berhenti kerja dan pulang ke rumah temankan mama. Waktu pertama aku pulang ke rumah papa mama, abangku terus katakan ke banyak orang kalau aku ni pura-pura baik di hari-hari terakhir mama karna mahu cari untung, dia juga masi ngomong banyak hal yang tidak enak banget.

Aku tak terima dan terus bertengkar sama dia, akhirnya papa datang dan kami baru berhenti dan tidak lanjut lagi. Setelah bertengkar itu, abangku marah dan terus banting pintu pergi dari rumah dan tidak pernah pulang lagi sampe sekarang, bahkan di waktu mama meninggalpun abang tidak ada disana.

Mama ssudah meninggal 2 bulan, papa tiba-tiba telepon dan memintaku pulang, aku pikir ada apa-apa di rumah. Ternyata waktu aku sampe, papa ngeluarin satu kotak dan ngomong sama aku. Mama meninggalakn 30 juta buat abangmu, ini punya kamu.

Aku ambil kotak itu, temenin papaku makan malem itu baru pulang ke kota tempatku kerja.

Setelah pulang, aku buka kotak itu, ternyata di dalemnya ada satu jaket tua yang dulu memang paling mama suka.

Aku keluarin jaket itu dan cuba pake, waktu aku masukin tangan aku ke poketnya, aku menemui ada buku tabungan dan kad bank di dalamnya, waktu aku buka, ternyata dalemnya ada 70 juta !

Aku terkejut, ternyata mama meninggalkan semua ini buat aku…

Alih Bahasa : OHTrending.online

Sumber  : Kisah Benar Media Network

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *