Sekali Pandang pekerja Ini Hanya Melakukan Selfie Biasa di Dapur, Tapi Siapa Sangka Saat Melihat Foto Selanjutnya, Masyarakat Terus Muntah dan Meminta Restoran Segera Ditutup”!Menjijikkan..

Sekali Pandang pekerja Ini Hanya Melakukan Selfie Biasa di Dapur, Tapi Siapa Sangka Saat Melihat Foto Selanjutnya, Masyarakat Terus Muntah dan Meminta Restoran Segera Ditutup”!Menjijikkan..

Tingkat perhatian masyarakat jepun terhadap kebersihan dan keamanan makanan dapat dikatakan sangat tinggi.

Begitu masyarakat merasa bahwa sebuah restoran atau rumah makan tidak mencapai tingkat standar tertentu, mereka bisa langsung melakukan pemboikotan atasnya.

Alhasil, restoran atau rumah makan itu pun akan langsung bangkrut dalam waktu singkat, sama seperti sebuah restoran pizza yang satu ini.

Pada bulan Agustus 2003, beberapa karyawan wanita sebuah restoran franchise terkenal “PIZZA-LA” di Jepang mengambil beberapa foto dengan pose mengejutkan yang bertempat di dalam restoran tersebut.

Ada yang sedang bermain-main di dapur, ada yang masuk ke dalam lemari pendingin, ada yang duduk di dalam bak cuci sambil memegang pisau, dan bahkan ada yang sampai menempelkan adonan di wajahnya.

Auto Draft

Setelah mengambil foto-foto itu, mereka malah mengunggahnya ke Twitter. Siapa sangka foto-foto tersebut langsung menimbulkan kegemparan karena dianggap tidak pantas. Banyak orang kemudian menyampaikan kritik lewat telepon.

Auto Draft

Akibat semakin banyak orang yang mengajukan kritik, PIZZA-LA Corporation segera mengeluarkan permintaan maaf secara resmi dan langsung menutup cabang tersebut.

Auto Draft

Tapi, apakah dengan begitu semuanya selesai begitu saja? Ternyata tidak sesederhana itu! Masyarakat Jepang tidak puas dengan hanya sebuah permintaan maaf.

Akhirnya, tiga tahun setelah kejadian itu, manajemen PIZZA-LA mengumumkan kebangkrutan dengan hutang sebesar 240 juta Yen (sekitar 24 milyar rupiah).

Auto Draft

Siapa pun tidak akan pernah menyangka bahwa ulah beberapa karyawan wanita di cabang bisa mengakibatkan kebangkrutan perusahaan pusat.

Terkait berita kebangkrutan ini, masyarakat Jepang bersimpati kepada semua karyawan perusahaan yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan dan masyarakat menuntut supaya perusahaan tetap membayar kompensasi penuh kepada bekas kayawannya.

Auto Draft

Jadi, dapat disimpulkan bahwa di jepun, jika ada perusahaan yang terlibat skandal maka tidak akan pernah bisa mendapatkan citra baiknya kembali.

Ternyata kasus ini bukan merupakan kasus pertama yang terjadi di Jepang. Di sebuah supermarket terkenal “Lawson” di Jepang, ada seorang pria yang difoto dengan pose berbaring di dalam kotak pendingin es krim.

Hal tersebut langsung mendapat kecaman publik dan pihak kantor pusat langsung mengeluarkan permintaan maaf secara resmi lalu menghancurkan semua es krim yang ada di sana.

Auto Draft

Selain itu, foto seorang pegawai restoran pizza di Jepang yang menempelkan adonan pizza ke wajahnya juga sempat membuat publik marah dan sebagai akibatnya restoran pizza tersebut pun ditutup.

Auto Draft

Dari kejadian-kejadian di atas kita bisa melihat dengan jelas bahwa masyarakat Jepang sangat memprioritaskan kebersihan makanan. Jika melakukan sedikit kesalahan saja, maka masyarakat akan melakukan pemboikotan secara bersama-sama.

Sumber: Looker via dvnews

Di kemaskini dan Di olah Oleh : Kisah Benar Media Network

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *